Samsung Galaxy Young CDMA SCH i509

19 02 2012

Untuk sebagian orang, kehadiran Samsung GALAXY Y (Young) terasa istimewa. Dengan budget minimum, mereka sudah bisa mendapatkan sebuah smartphone bersistem operasi yang paling cepat pertumbuhannya saat ini, Android (Gingerbread-2.3), dari vendor ternama asal Korea. Apalagi selain versiGSM, pertengahan November lalu Samsung juga mengeluarkan versi yang berjalan di jaringan CDMAsehingga untuk pelajar maupun mahasiswa, akan dimanjakan pula dengan tarif murah yang telah melekat pada produk-produk CDMA.

Samsung Galaxy Y desain Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Kali ini, saya berkesempatan untuk menguji secara langsung performa Young versi CDMA (SCH i509) dibundling bersama kartu perdana Esia EVDO baru, yang untuk akses di jalur cepat EVDO Rev.A-nya didukung oleh jaringan AHA.

Samsung Galaxy Y desain both Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Desain: Minimalis & Elegan

Meski bisa saja Samsung ‘mendandani’ Young dengan berbagai atribut anak muda (seperti yang mereka lakukan dengan Samsung Champ edisi Hello Kitty), namun Samsung memilih konsep minimalis yang secara keseluruhan tetap mampu tampil elegan untuk Young ini. Tentu saja imbas positif terasa bagi mereka yang sudah bekerja namun belum berpenghasilan mapan, karena dengan Young pekerjaan dan komunikasi mereka dapat terbantu tanpa perlu mengorbankan penampilan.

samsung galaxy y top Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Desainnya masih menganut konsep desain smartphone Samsung. Pada bagian muka, Anda akan menemukan speaker, layar dan 2 buah sensitive touch button yang mengapit tombol Home di tengah. Di sisi kanan terdapat tombol daya minus shutter kamera, sedangkan di sisi kiri ada 2 tombol pengatur volume. Port micro USB beserta jack audio 3.5mm terletak di atas, sementara mikrofon dan kait pembukacasing belakang ada di bagian bawah.

samsung galaxy y inside Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Meski terbuat dari plastik, pemilihan warna silver semi metalik dan baluran kontur titik di sekujur tubuhnya membuat kesan elegan tersebut juga muncul – selain meminimalisir kesan licin bagi Anda yang telapak tangannya mudah berkeringat seperti saya. Lensa kamera ditemani 2 lubang memanjang tempat keluarnya suara ikut menghiasi bagian yang mudah dilepas-pasang tersebut. Sementara itu slot microSD berada di bagian dalam bodi Young yang dikelir putih, dengan tetap mempertahankan fungsi hot swap.

Fitur >>

samsung galaxy y homescreen Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

OS Gingerbread membuat tampilan Young tak jauh berbeda dengan seri Samsung lain yang lebih mahal sekalipun, apalagi personalisasi ala Samsung bernama TouchWiz juga sudah dibenamkan. Pada layar beranda atau homescreen, terdapat 3 halaman yang dapat dikostumisasi sesuai dengan kebutuhan Anda dengan berbagai widget yang telah disediakan ataupun pintasan (shortcut) ke aplikasi. Coba gunakan widget cuaca dari AccuWeather, maka Anda akan selalu update mengenai kondisi cuaca hingga tiap jamnya.

Samsung galaxy y main menu 610x269 Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Selain menu bawaan dari Google, saya juga dapat menemukan Social Hub dan Samsung Apps yang hanya bisa ditemui di produk Samsung. Fasilitas pengolah dokumen dipercayakan pada QuickOffice, sayang hanya sebatas edit saja. Namun ini sudah termasuk cukup, mengingat akan sangat sulit mengetik banyak di layarnya yang hanya berukuran 3 inci.

samsung galaxy y samsungapps Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Bicara soal Samsung Apps untuk Android ini, Anda bisa mendapat berbagai macam aplikasi yang direkomendasikan oleh Samsung untuk perangkat Anda. Saat saya coba mengunduh Asphalt 6: Adrenaline versi trial yang disediakan untuk mencoba grafis Young, ternyata hasilnya cukup menggelikan. Pasalnya, Asphalt yang terinstal (dan kompatibel dengan Young) hanyalah yang versi sederhana saja, dengan grafis 2D “seadanya”. Wajar untuk ponsel semurah ini, namun terasa sayang karena dukungan prosesornya sudah lumayan.

<< DesainMultimedia >>

Pemutar musik
samsung galaxy y music player Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Meski merupakan smartphone dengan harga tak lebih dari Rp.1,2 juta, namun pemutar musik milik Young sudah memiliki fasilitas 5.1 surround yang hanya bisa diaplikasikan ketika menggunakan earphone. Sayang, hasil keluaran suaranya justru lebih bagus (bagi saya) jika menggunakan modus normal dengan menggunakan salah satu ekualiser dari beberapa yang disediakan.

Radio FM
samsung galaxy y radio Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Radio FM di Young tentu sebagai sebuah hal sederhana yang kadang tetap dicari. Meski Anda masih membutuhkan earphone untuk antena, namun pengaturan untuk kapan radio mati dengan interval waktu tertentu (setelah 30 menit, 1 dan 2 jam) sudah tersedia.

Kamera Foto
samsung galaxy y kamera Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Kamera beresolusi 2MP sudah ditambatkan pada Young. Dengan harga segini wajar rasanya tak ada lampu kilat dan fungsi fokus otomatis yang ditemukan. Sedangkan videonya mampu memproduksi hingga resolusi QVGA dengan kecepatan 15fps. Hmm, bagaimana yah hasilnya?

samsung galaxy y camera outdoor Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Foto Outdoor

Meski warna belum benar-benar natural karena sedikit over pada brightness-nya, namun detil pada bunga mampu tertampil dengan baik tanpa mengorbankan background dalam kondisi cahaya berlimpah di luar ruang.

samsung galaxy y indoor Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Hasil pengambilan gambar di dalam ruang berpenerangan cukup termasuk bagus, meski tidak menggunakan mode malam (malah sebaiknya dihindari karena gambar akan nampak pecah). Namun ketiadaan lampu kilat membuat Anda kudu benar-benar steady ketika mengambil gambar, jika tak mau foto Anda terlihat kabur seperti hasil di atas.

Kamera Video
samsung galaxy y video Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Untuk menguji hasil rekaman, saya mencoba merekam video (justru) di dalam ruangan yang mendapat asupan cahaya hanya dari sebuah lampu, dengan menyetel musik sebagai penguji hasil tangkapan suara. Dengan format MP4 dan frame rate 15/detik, video di bawah ini tidak nampak buruk di mata saya. Hasil rekaman tergolong cukup halus, suara yang dihasilkan juga jernih (di YouTube diinformasikan bahwa hasil rekaman suaranya adalah AAC, yang tentu lebih bagus dibanding dengan MP3).

<< FiturBenchmark & Performa >>

samsung galaxy y benchmark quadrant Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Secara spesifikasi, Young terlihat menjanjikan berbanding dengan harga yang ditawarkan. Setelah dibenchmark menggunakan Quadrant Standard, hasil cukup mengejutkan didapat Young di mana dengan skor 962, ia masih menempati posisi di atas Galaxy S! Di sisi lain, benchmark ala Vellamo yang menguji performa ponsel dalam membuka berbagai macam konten di beberapa situs, Young memperoleh skor 276. Sedangkan untuk pengujian multitouch pada layar, Young mendapat catatan hanya mampu membaca tak lebih dari 2 sentuhan secara bersamaan. Yang penting namanya “multitouch” kan?

samsung galaxy y benchmark velamo Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Oke, sekarang saatnya menjajal kualitas jaringan dalam berselancar di dunia maya. Pertama saya gunakan untuk mengunduh berbagai aplikasi benchmark di atas dari Market, performa kecepatannya bisa dibilang di atas rata-rata. Lalu untuk membuktikan kenyamanan saat streaming YouTube, saya membuka video review HTC Evo 3D saya sebelumnya yang berdurasi sekitar 2 menit dan tebak hasilnya: video dapat berjalan sangat lancar dengan proses buffer yang cepat, mendahului proses putar yang sedang berlangsung dengan cukup jauh! Padahal tidak demikian ketika saya menggunakan koneksi AHA melalui modem dan berselancar via PC, di mana proses buffer sudah semakin terasa saja. Kesimpulan saya adalah, Esia maupun AHA sejauh ini sangat prima digunakan untuk mendukung kinerja smartphone terutama untuk masalah kecepatan data, karena penggunaan datanya yang masih lebih kecil dibanding ketika kita membukanya via PC.

samsung galaxy y utube Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Agar lebih real, tak lupa saya mengunduh aplikasi SpeedTest dari Market. Di kawasan ITC Roxy Mas, saya bisa mendapat kecepatan unggah yang mampu melebihi kecepatan unduh. Ini cukup aneh. Sedangkan di kawasan Tangerang saat menggunakannya untuk tether ke laptop, bisa mencapai hingga 1 Mbps untuk kecepatan download.

samsung galaxy y speedtest Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Roxy Mas, Jakarta Pusat

samsung galaxy y speedtest3 Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Karawaci, Tangerang

Oh ya, tak ada masalah membuka konten flash pada Young. Seperti yang saya lihat di halaman awal www.yangcanggih.com, slide artikel pilihan mampu dimainkan dengan baik.

samsung galaxy y web flash Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

<< MultimediaKesimpulan >>

samsung galaxy y about Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Sangat layak beli, mungkin itulah ucapan pertama saya jika ada yang meminta pendapat mengenai Samsung GALAXY Y. Apalagi jaringan CDMA terbukti mampu menghadirkan layanan data yang mumpuni untuk para penggunanya lewat EVDO Rev.A yang sudah disupport oleh Young.

samsung galaxy y display Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Sekedar informasi, jaringan CDMA memiliki mekanisme yang berbeda dibanding GSM. Jika pada GSM bandwith sudah tersedot ke suara (percakapan telepon, misalnya), layanan data biasanya juga akan ikut menjadi lelet. Sedangkan pada CDMA kedua jalur tersebut dipisahkan sehingga sesibuk apapun jalur suara, maka jalur data akan tetap dapat dilayani dengan optimal.

samsung galaxy y notofication bar Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Masalah baterai tergolong klise Android, jika jarang digunakan mungkin bisa tahan sampai sehari. Namun jika menggunakannya untuk tethering, bisa jadi Young hanya dapat bertahan sampai 4 jam. Bagi Anda yang memiliki dana terbatas tapi ingin mencicipi kehebatan Android, atau yang bingung memilih ponsel CDMA, atau yang memang baru berniat membeli ponsel layar sentuh, GALAXY Y sepertinya akan dapat memenuhi kebutuhan Anda dengan baik. Jika kurang sreg dengan CDMA, Anda dapat memilih Samsung GALAXY Y versi GSM yang dijual seharga Rp 1.199.000. Murah kan?

Samsung Galaxy Y Review Girl2 Review: Samsung Galaxy Y CDMA (SCH i509) smartphone review mobile gadget

Pros
(+) Harga murah
(+) Desain elegan
(+) Prosesor mumpuni
(+) Hasil foto & video cukup baik
(+) Koneksi dengan esia-AHA cepat dengan bonus gratis data
(+) microSD 2GB dalam paket penjualan

Cons:
(-) Keyboard virtual tergolong kecil, typo sering terjadi
(-) Tak ada game bawaan





Tutorial Membuat CCTV Dengan Webcam

4 09 2011

Saya Ambil dan Kupraktekkan ternyata mantab : Aku contek dan ku copy paste ..soalnya guru saya dari sini sih  dari http://www.remo-xp.com/2011/02/tutorial-membuat-cctv-dengan-webcam.html  semoga bermanfaat :

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba berbagi pengalaman bagaimana membuat kamera CCTV dengan menggunakan Webcam. Penasarankan bagimana caranya?? Cekidot,,
Oiya, disini saya yakin sobat blogger udah paham semua kan apa itu CCTV?? Pastinya dong, hehe. Oke, Jadi saya nggak usah menjelaskan lebih jauh lagi, langung keintinya aja yah. Kenapa disini saya menggunakan webcam bukan CCTV asli??

  1. CCTV itu masih mahal sob, kalau webcamkan murah meriah.
  2. Tidak membutuhkan alat tambahan lagi, beda dengan CCTV.
  3. Dan, tidak terlalu sulit untuk dicoba untuk kalangan pemula seperti saya ini.

Di atas itu bisa dikatakan kelebihan dari webcam, sedangkan untuk kekurangan webcam seperti :

  1. Jarak tidak terlalu panjang, karena menggunakan kabel USB. Mungkin max 10 M.
  2. Silahkan cari tau sendiri yah, hehehe.

Sebelum kita mencoba tutorial membuat CCTV dengan webcam, ada baiknya sobat blogger menyiapkan perlatan terlebih dahulu.

  1. Kabel USB (Max 10 Meter). Pilih yang berkualitas, jangan kabel yang nggak jelas. Sobat blogger bisa langusung bertanya ke toko komputer yang sudah anda percaya.
  2. Webcam (terserah mau berapa). Disini saya menggunakan webcam merk mediatech 5 megapixel.
  3. Software WebcamXP atau Webcam 7. (sudah pernah saya share sebelumnya).
  4. Dan yang terakhir, secangkir kopi nescafe dan sebungkus rokok. (kalau yang ini buat orang dewasa yah, anak di bawah umur dilarang keras) hehee.

clip_image001

Bagimana?? Sudah siap semua?? Lanjuuut,,,

  1. Cari dan tempatkan webcam pada posisi yang ingin di pantau.
  2. Hubungkan webcam dengan komputer, nanti otomatis webcam akan menginstal driver, sehingga komputer kita akan mengenali webcam tersebut.
  3. Instal aplikasi WebcamXP/Webcam 7 yang sudah saya share sebelumnya.
  4. Jalankan webcam 7 nya, tapi sebelumnya jangan lupa di aktivasi dulu yah.
  5. Klik kanan kotak putih yang ada nomernya, klik PCI/USB (WDM Driver), kemudian pilih source webcam sobat blogger. Disini webcam saya ialah USB 2.0 Camera.

clip_image002

  1. Kemudian klik kembali kotak yang tadi sobat blogger klik kanan untuk melihat hasilnya.

clip_image003

Bagaimana?? Untuk menambah webcam, cara yang digunakan sama.
Setting Webcam CCTV Agar Bisa Di Akses Dari Komputer Lain :
Kalau sobat blogger mempunyai hotspot di rumah, kita bisa memanfaatkan hotspot tersebut untuk memantau CCTV selama kita terhubung ke hotspot/jaringan tersebut.

  1. Di menu sebelah kiri, klik Web/Broadcast.
  2. Klik Activate.

clip_image004

  1. Kini kita sudah bisa melihat webcam CCTV dari media komputer, notebook ataupun hp (smartphone), dengan catatan media yang kita gunakan telah terhubung dengan jaringan.

Untuk membuktikan nya, sobat blogger bisa ketik di adress bar browser anda,
http://ipadress:8080 *ipadress di ganti dengan ip adress komputer anda
http://namakomputeranda:8080 *namakomputer di ganti dengan namakomputer komputer anda
Atau untuk lebih mudahnya, silahkan klik link sebelah kanan paling bawah di webcam 7/webcamXP. (HTTP ONLINE@Bla..blaa..bla)
Tampilan di akses dari komputer :
clip_image005
Tampilan CCTV bila di akses dari HP, disini saya menggunakan nokia 5800.
clip_image006
Ingin Design Tampilan Web CCTV nya Sendiri?? Gampang kok, pertama klik menu Tools > Generate HTML Code. Copy deh code HTML yang di hasilkan, lalu buat tampilan webnya sesuka hati. Hehehee
Oke, sampai sini dulu yah sob, nanti di lanjutkan lagi kalau ada kesempatan,, hehe
Selamat mencoba,,





SkyDrive Media Penyimpanan Online Gratis

1 09 2011

 

windows-live-skydrive

Live SkyDrive adalah salah satu bagian dari layanan online keluarga Windows Live. Live SkyDrive merupakan service gratis Microsoft yang dapat dipakai oleh siapapun untuk menyimpan, mengakses, dan berbagi pakai dengan orang lain lewat Internet.

Live SkyDrive lebih didedikasikan sebagai media penyimpanan yang bersifat general. Anda bisa menyimpan file ber-ekstensi apa pun di Windows Live SkyDrive. Bayangkan saja Windows Live SkyDrive ini sebagai folder online Anda di Internet yang bisa diakses kapan pun selama Anda terhubung dengan Internet.

Sementara itu, Office Live Workspace merupakan sebuah “kepanjangan tangan” dari Microsoft Office yang ada di komputer lokal Anda. Pada Office Live Workspace, file yang bisa Anda simpan, akses, dan berbagi pakai dengan orang lain di Internet hanyalah dokumen-dokumen Microsoft Office.

Registrasi SkyDrive

Untuk menikmati layanan Windows Live SkyDrive, Anda terlebih dahulu mesti melakukan registrasi. Pendaftaran layanan ini dapat dilakukan dengan membuka website http://skydrive.live.com. Klik, “Get Started” untuk memulai.

Sebagai bagian dari keluarga Windows Live dan layanan online dari Microsoft, Windows Live SkyDrive menggunakan otentikasi berbasis Windows Live ID. Anda dapat memanfaatkan alamat e-mail berbasis hotmail.com, live.com, ataumugi.or.id yang mungkin Anda miliki untuk mengakses layanan ini. Jika tidak, Anda juga tetap dapat memanfaatkan layanan dengan mendaftarkan alamat e-mail Anda sebagai Windows Live ID.

Folder di dalam SkyDrive

Setelah berhasil masuk, Anda akan mendapatkan tampilan dalam SkyDrive. Anda memiliki jatah ruang penyimpanan sebesar 25 GB, yang tentunya dapat dipakai untuk menyimpan file apapun yang Anda inginkan.

Windows Live SkyDrive menyediakan tiga kelompok utama folder untuk Anda, yaitu:Personal folders, Shared folder, dan Public folder. Pada tiap kategori tersebut, Anda bisa membuat folder-folder baru dan memberi nama folder baru tersebut sesuka hati.

Sesuai dengan namanya, Personal folders hanya dapat diakses oleh Anda sendiri (menggunakan login Windows Live ID yang dipakai untuk mendaftar tadi). Shared folders dapat digunakan untuk berbagi pakai dengan teman-teman yang Anda undang. Anda bebas meng-upload file apa pun, juga bebas menentukan siapa pun orang yang ingin diberi hak akses. Orang yang Anda beri hak akses akan mendapatkan e-mail pemberitahuan yang berisi link menuju folder tersebut.

Public folders dapat digunakan untuk menyimpan file/folder apapun yang bisa diakses oleh semua orang di Internet tanpa pengecualian. Semua orang yang bisa membuka alamat folder Anda di Windows Live SkyDrive bisa membuka isi file yang ada, dengan hak read only.

Manajemen di SkyDrive

Walau Microsoft sudah membantu mengklasifikasikan dalam tiga kategori kelompok utama seperti disebut di atas, ada baiknya Anda terlebih dahulu membuat folder untuk setiap kelompok file yang ingin di-upload. Pembuatan folder bukan hanya untuk memudahkan Anda mengelompokkan file-file yang ada berdasarkan kepentingan, tetapi juga memudahkan proses sharing dan pengiriman undangan akses ke orang lain (jadi tidak berdasarkan file, tetapi berdasarkan folder).

Untuk membuat folder, Anda dapat meng-klik menu yang tertera di bawah nama-nama kelompok folder (Personal, Shared, atau Public foldres). Berikan nama folder sesuai keinginan, lalu tentukan hak aksesnya (untuk semua orang di Internet, hanya untuk orang-orang tertentu, atau untuk diri sendiri).

Hak akses terhadap folder yang dibuat hanya untuk orang-orang tertentu dapat dipilih. Selain bisa memilih nama dan alamat e-mail dari daftar kontak yang ada, kita juga bisa memasukkan alamat e-mail orang yang belum terdapat di daftar kontak (contacts list). Kita juga dapat menentukan hak akses yang akan diberikan ke orang-orang yang akan diundang tadi. Pilihan hak akses ada dua, yaitu reader (bisa melihat tetapi tidak dapat mengubah isi) atau editor (bisa melihat, mengubah, menambah, dan menghapus isi). Proses berikutnya adalah memasukkan file-file yang ingin dimasukkan ke dalam folder tersebut.

Setiap saat Anda bisa masuk ke folder options dari semua folder yang Anda miliki, cukup klik nama folder yang ada. Pada folder options, Anda dapat menambahkan atau menghapus file di folder tersebut. Anda juga dapat membuat sub-folder, serta mengganti nama file atau folder. Anda dapat mengubah permission yang tadi telah diberikan kepada seseorang. Anda juga dapat mengirimkan link yang berisi alamat website untuk mengakses folder Anda di Internet kepada siapapun yang diinginkan setiap saat.

Untuk cara mapping agar skydrive bisa diakses secara langsung bisa dilihat di tutorial dari tetangga sebelah (klik disini)








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.